Press "Enter" to skip to content

Pengertian Kinerja Menurut Para Ahli

Anda mungkin sering mendengar kata kinerja dalam aktivitas sehari-hari. Terlebih jika berada di tempat kerja dan sejenisnya. Kinerja memang menjadi “aktor” yang menentukan maju dan tidaknya sebuah perusahaan.

Meskipun pengertian kinerja menurut para ahli banyak tersebar di internet, sayangnya tidak sedikit karyawan maupun pelaku usaha yang belum memahaminya dengan benar.

Mengetahui pengertian kinerja dan faktor-faktor yang mempengaruhinya sangat penting. Apalagi jika Anda adalah pelaku bisnis yang memiliki banyak karyawan.

Tidak jarang pelaku bisnis lain melakukan riset tentang kinerja karyawan-karyawannya. Seperti kata Henry Simamora: agar perusahaan bisa berdaya saing tinggi, maka diperlukan kinerja karyawan yang baik.

Pengertian Kinerja Menurut Para Ahli

pengertian kinerja menurut kinerja menurut para ahli
samahitawirotama.com

Sebelum beranjak pada pembahasan inti, Anda perlu mengetahui apa definisi kinerja dan bentuk-bentuknya. Etimologi kata kinerja berasal dari 2 kata yang dipadukan, yakni kinetika dan kerja, artinya penggerak kerja atau performa kerja.

Sedangkan makna kinerja secara terminologi bermacam-macam. Para praktisi, khususnya yang berkaitan dengan ilmu kinerja memiliki definisi tersendiri mengenai kinerja dan spektrum maknanya. Berikut definisi-definisi kinerja menurut para ahlinya:

  1. Mangkuprawiran sjafri dan Hubeis mendefinisikan kinerja sebagai suatu akibat dari setiap proses yang terjadi di tempat kerja. Subjeknya adalah karyawan dan perusahaan itu sendiri.
  2. Menurut Harold D. Stolovitch dan Erica J. Keeps, kinerja adalah buah dari capaian-capaian pekerjaan yang telah disetujui dan dibuat sebelumnya.
  3. Menurut Griffin kinerja dapat diartikan sebagai suatu kompilasi menyeluruh didalam pikiran yang membentuk watak para karyawan.
  4. Menurut Donelly, kinerja adalah tingkatan kesuksesan karyawan ketika melaksanakan tugasnya dan skill yang dimiliki karyawan untuk meraih tujuan jangka panjang yang berikan oleh tempat kerjanya.
  5. Schermerhorn memaknai kinerja sebagai tingkat karakteristik karyawan, organisasi maupun perusahaan yang diperoleh dari pencapaian-pencapaiannya.
  6. Handoko menggambarkan kinerja sebagai sebuah proses mengevaluasi, mendata serta memberi prestasi kepada karyawan yang dianggap mampu menggapai tujuan perusahaannya.

Dari sejumlah pengertian kinerja menurut para ahli diatas dapat dirumuskan menjadi satu tagline besar. Bahwa kinerja adalah kualitas skill yang dimiliki karyawan/ pegawai untuk memajukan perusahaan dan tempat kerjanya.

Performa mereka didapatkan dari pengaruh motivasi dan disiplin kerja, di lingkungan dimana ia bekerja. Motivasi-motivasi inilah yang membentuk karakter kinerja setiap pegawai.

Hal lainnya, pengertian kinerja ini mencangkup karyawan, pendidik, pegawai ataupun pekerja yang ditugaskan untuk memajukan organisasinya.

Semua pelaku/ subjek ini haruslah menyadari bahwa ia dipercaya untuk bersama-sama menggapai tujuan yang ditentukan. Karena kesuksesan suatu organisasi tergantung dari semangat dan etos kerja mereka.

Jenis-Jenis Kinerja

jenis kinerja
lynda.com

Secara umum, kemampuan untuk membantu suatu organisasi (baik berupa badan usaha, institusi pemerintah atau perusahaan) ini diklasifikasikan menjadi 3 jenis, yaitu kinerja strategik, administratif dan operasional.

Ketiganya saling berhubungan erat didalam internal organisasi.

  1. Kinerja strategik selalu dikait-kaitkan dengan posisi top manager. Sebab merekalah yang memiliki andil besar membuat strategi-strategi jitu menghadapi tantangan persaingan. Mereka juga harus mampu memberikan visi dan misi yang jelas untuk organisasi yang ia pimpin.
  2. Kinerja administratif berkaitan dengan administrasi suatu organisasi. Kinerja ini berhubungan dengan posisi jabatan atau unit-unit didalam organisasi yang mengatur otoritas, pertanggung jawaban dari setiap posisi jabatan.
  3. Kinerja operasional adalah kinerja yang berasal dari sumber daya manusia didalam organisasi tersebut. kinerja ini juga sering dihubungkan dengan efektifitas penggunaan sumber daya manusianya.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: